Leadership

Narasumber oleh Abhimata Zuhra Pramudita

Leadership merupakan seni untuk mempengaruhi dan menggerakan orang-orang sedemikian rupa untuk memperoleh kepatuhan,kepercayaan dan respek untuk mencapai tujuan bersama.
Memimpin itu gampang-gampang susah.

Gaya kepemimpinan efektif, maksudnya :
- Kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kedewasaan anggota dibawahnya.
- Kematangan pekerjaan dan kematangan psikologis.
- Tidak ada satu cara terbaik untuk mempengaruhi orang lain.

Kunci dari leadership adalah pemimpin dimana merupakan individu manusia yang diamanahkan memimpin sub ordinal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Tugas-tugas pemimpin :
1. Mengantarkan
2. Mengetahui
3. Mempelopori
4. Memberi petunjuk
5. Mendidik
6. Memberikan bimbingan
7. Menggerakan anggota

Fungsi utama pemimpin :
1. Perencanaan
2. Pelaksana
3. Tenaga ahli
4. Wakil kelompok luar
5. Pengawas dan pengendali
6. Pelaksana hukuman dan pujian
7. Peleraian anggota yang berselisih
8. Suri tauladan
9. Pecinta ideologi kelompok
10. Penanggung jawab

Macam - macam gaya kepemimpinan :
1. Otoriter : Memusatkan keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya penuh
2. Demokratis : Memberikan wewenang luas pada bawahannya
3. Bebas : Hanya melibatkan dalam kuantitas kecil pada bawahannya secara aktif menentukan tujuan

Saran pemimpin :
1. Mengkaji situasi
2. Luwes dalam menggunakan keterampilan anggota
3. Memodifikasi pekerjaan

6 Hal sebelum memimpin :
1. Kenali dirimu sendiri
2. Kenali situasi yang dihadapi
3. Pilih gaya yang cocok dengan situasi tersebut
4. Penuhi kebutuhan tugas
5. Penuhi kebutuhan kelompok
6. Peuhi kebutuhan individu

Gaya Pemimpin
Soekarno : dengan kalimat membangkitkan
Soeharto : sederhana dan otoriter
  • Tidak ada ketentuan untuk menggunakan gaya kepemimpinan tertentu, selagi nyaman dan efektif silahkan digunakan
  • Untuk memenuhi ketua diperbolehkan mengambil keputusan sepihak apabila benar-benar tidak bisa diatur
  • Ketua dan wakil ketua sebaiknya saling bekerja sama dalam mengatur anggota 
  • Membangun kepercayaan haruslah dengan tindakan yang nyata
Ada tokoh yang bisa diambil mottonya untuk menjadi pedoman dalam memimpin  yakni Ki Hajar Dewantara. Mottonya adalah
Didepan memberi contoh
Ditengah memberi motivasi
Dibelakang memberi dorongan

KESIMPULAN

Dalam membangun leadership tidak ada ketentuan untuk menggunakan gaya kepemimpinan tertentu. Leadership dimulai dari mengatur diri sendiri terlebih dahulu. Barulah mulai belajar menjadi pemimpin bagi orang lain. Saling percaya satu sama lain juga bekerja sama dengan baik. Dengan begitu dapat tercapai jiwa leadership yang diinginkan.

Komentar