Retorika Kata
Narasumber : Muhammad Nasir
1. Retorika merupakan keterampilan berbahasa secara efektif
2. Studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam karang-mengarang
3. Seni berpidato yang muluk-muluk dan bombastis
Secara terminologi retorika dikenal dengan istilah "the art of speaking" yang artinya seni didalam berbicara atau bercakap. Sedangkan secara etimologi retorika berasal dari Bahasa Latin atau Yunani Kuno "Retorica" dan dalam Bahasa Inggris "Rhetoric" yang berarti kepandaian berpidato atau berbicara.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berbicara:
1. Apa yang disampaikan
2. Siapa lawan bicara
Unsur persuasif retorika:
1. Suara
2. Bahasa lisan yang indah
3. Berirama dalam menyampaikan pesan
Pembagian retorika
-Retorika sebagai bagian dari ilmu bina bicara mencakup:
1. Monologika (seorang) : Seni bicara dalam pidato,ceramah dan deklamasi yang kata-katanya formal
2. Dialogika (dua atau lebih): Diskusi,debat,perundingan
3. Pembinaan teknik berbicara : Bagian yang paling penting dalam retorika,perhatian lebih diarahkan dalam pembinaan teknik mengucap,bernafas dan bina suara
Jenis retorika
1. Retorika deliberitif (retorika publik) : mempengaruhi khalayak dalam kebijakan pemerintah. Fokus pada kekurangan dan kelebihan suatu kebijakan
2. Retorika forensik : berkaitan dengan pengadilan. Masa lalu yang berkaitan dengan pengadilan
3. Retorika demonstrative: wacana yang memuji atau menghujat dan sangat mempengaruhi khalayak luas
Komunikasi efektif
-Efektivitas komunikasi dapat dicapai apabila memnuhi:
1. Sikap keterbukaan yang ditampilkan oleh kedua belah pihak
2. Adanya kesamaan kepentingan antara komunikator dengan komunikan
3. Pikiran atau ide dapat diterima sebagai suatu yang dapat mendatangkan manfaat
4. Masing-masing pihak mencoba menempatkan diri
Komunikasi verbal merupakan bahasa sedangkan komunikasi nonverbal merupakan bahasa tubuh
Salah satu tokoh retorika adalah Ir. Soekarno
Dikenal sebagai orator (sambil mempengaruhi khalayak) yang dapat berpidato secara amat berapi-api tentang revolusi nasional
Tahapan penyusunan pidato:
1. Penemuan (merumuskan tujuan)
2. Gaya (pemilihan kata)
3. Penyusunan (menyusun pesan)
4. Memori (mengingat yang ingin disampaikan
5. Penyampaian (memperhatikan suara dan gerakan tubuh)
Retorika yang ideal didasarkan pada pemahaman pembicara akan pendengar dengan berbagai latar belakang dan kondisi.
1. Retorika merupakan keterampilan berbahasa secara efektif
2. Studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam karang-mengarang
3. Seni berpidato yang muluk-muluk dan bombastis
Secara terminologi retorika dikenal dengan istilah "the art of speaking" yang artinya seni didalam berbicara atau bercakap. Sedangkan secara etimologi retorika berasal dari Bahasa Latin atau Yunani Kuno "Retorica" dan dalam Bahasa Inggris "Rhetoric" yang berarti kepandaian berpidato atau berbicara.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berbicara:
1. Apa yang disampaikan
2. Siapa lawan bicara
Unsur persuasif retorika:
1. Suara
2. Bahasa lisan yang indah
3. Berirama dalam menyampaikan pesan
Pembagian retorika
-Retorika sebagai bagian dari ilmu bina bicara mencakup:
1. Monologika (seorang) : Seni bicara dalam pidato,ceramah dan deklamasi yang kata-katanya formal
2. Dialogika (dua atau lebih): Diskusi,debat,perundingan
3. Pembinaan teknik berbicara : Bagian yang paling penting dalam retorika,perhatian lebih diarahkan dalam pembinaan teknik mengucap,bernafas dan bina suara
Jenis retorika
1. Retorika deliberitif (retorika publik) : mempengaruhi khalayak dalam kebijakan pemerintah. Fokus pada kekurangan dan kelebihan suatu kebijakan
2. Retorika forensik : berkaitan dengan pengadilan. Masa lalu yang berkaitan dengan pengadilan
3. Retorika demonstrative: wacana yang memuji atau menghujat dan sangat mempengaruhi khalayak luas
Komunikasi efektif
-Efektivitas komunikasi dapat dicapai apabila memnuhi:
1. Sikap keterbukaan yang ditampilkan oleh kedua belah pihak
2. Adanya kesamaan kepentingan antara komunikator dengan komunikan
3. Pikiran atau ide dapat diterima sebagai suatu yang dapat mendatangkan manfaat
4. Masing-masing pihak mencoba menempatkan diri
Komunikasi verbal merupakan bahasa sedangkan komunikasi nonverbal merupakan bahasa tubuh
Salah satu tokoh retorika adalah Ir. Soekarno
Dikenal sebagai orator (sambil mempengaruhi khalayak) yang dapat berpidato secara amat berapi-api tentang revolusi nasional
Tahapan penyusunan pidato:
1. Penemuan (merumuskan tujuan)
2. Gaya (pemilihan kata)
3. Penyusunan (menyusun pesan)
4. Memori (mengingat yang ingin disampaikan
5. Penyampaian (memperhatikan suara dan gerakan tubuh)
Retorika yang ideal didasarkan pada pemahaman pembicara akan pendengar dengan berbagai latar belakang dan kondisi.
Komentar
Posting Komentar